Kenangan Abadi

                              

Bagiku..

Engkau selayak gejolak yang mendamaikan hati
Samudera luas dalam sempitnya laut pikiran
Ombak dalam keheningan semestaku

Engkau selayak sang terang yang memupus gulita
Sekaligus gelap yang memaknai cah'ya
Dirimu seberharga satu titik mungil cinta, sarat akan hasrat
mengalir bersama jutaan rasa
yang mengendap pada segenap sel-sel tubuhku
untuk kemudian bermuara dalam tangis-tawa
untuk kemudian membias kenangan dan damba

Engkaulah luka dalam derai-derai suka
dan suka dalam tetes-tetes luka
Bersama seluruh pinta, harap, masa

Beri aku,
satu kata 'kelak' bersamamu

Nana